PENCARIAN

BERITA TERATAS

KOMENTAR

    POLING
    Bagaimana Menurut Anda Website Ini?

    Sangat Bagus
    Bagus
    Cukup
    Kurang

    Lihat Hasil Poling


    ARSIP PONDOK

      March 2014 (1)

      May 2013 (18)

      April 2013 (4)


    AGENDA


    Beranda » Masalah Umum » PROGRAM KERJA P4SK

    Download  Sabtu, 20 April 2013 - 23:35:05 WIB
    PROGRAM KERJA P4SK
    Diposting oleh : Administrator
    Kategori: Masalah Umum - Dibaca: 458 kali

     

    PROGRAM KERJA

    PERSATUAN PENGASUH PONDOK PESANTREN

    SALAFIYYAH KAFFAH

    (P4SK)

     


    بـسـم الله الـّرحـمـن الـرّحـيـم

    BAB I

    MUQODDIMAH

     

    Dalam organisasi Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Kaffah (P4SK) program kerja yang diputuskan dalam AL-LIQO’UL A’LA adalah merupakan garis-garis besar dari rumusan nilai-nilai historis dan religius yang harus diejawantahkan dalam bentuk ihtiar secara terus- menerus guna mewujudkan tujuan P4SK.

     

    Sebelum menjadi konsep yang di bahas dalam AL-LIQO’UL A’LA, proses penyusunan program kerja ini dilakukan dalam dua tahap : Pertama, pengumpulan bahan materi melalui pertemuan shilaturrohim dalam rangka Harlah yang ke 40 di Tegalrejo yang dihadiri oleh para Putra Pendiri, para Pengurus Pusat, Pengurus Cabang-cabang se-Jateng dan DIY, melalui pertemuan triwulan, masukan langsung dari Dzurriyyah KH. Chudlori, dan masukan-masukan dari lainnya yang dipandang perlu baik pesan singkat maupun lainnya. Usulan yang masuk, diantaranya ada yang memang sudah diprogramkan oleh kepengurusan sebelumnya dan ada pula yang baru sama sekali. Kedua, proses pemilahan dan analisa swot lalu kemudian proses penyusunan.

     

    Analisa swot atau analisa objektif tentang kekuatan, kekurangan, peluang dan tantangan menjadi pertimbangan pokok penyusunan program P4SK yang kemudian dijabarkan dalam bentuk aksi.


    BAB II

    ANALISA OBJEKTIF

     

    A.   ANALISA SWOT

    I.      KEKUATAN P4SK

     

    1.  Karisma para pendiri P4SK yang sampai sekarang masih menggelora, sehingga hal ini menjadi magnet tersendiri bagi para pengasuh pondok pesantren untuk bergabung dalam P4SK.

    2. Kepemimpinan P4SK lebih bersifat karismatik dan ketauladanan.

    3. Lembaga pendidikan Pondok Pesantren Salaf yang menjadi basisP4SK hingga kini masih bisa berfungsi sebagai agen pemberdayaan masyarakat dan pengembangan agama islam.

    4.  Para pengasuh Pondok Pesantren yang menjadi tulang punggung P4SK dengan cara dan gayanya masing-masing mempunyai semangat yang tinggi dalam berjuang menyebarkan dan mempertahankan Islam Ahlissunnah Wal Jama’ah ‘alat_Thoriqotis_Salafiyyah.

     

    II.   KELEMAHAN

     

    1.  Dalam kepengurusan P4SK, masih terdapat kesenjangan antara pelaksanaan program dan rencana yang telah dirumuskan. Kesenjangan tersebut disebabkan oleh masih lemahnya sikap profesionalitas dan manajemen organisasi.

    2.    Porsi pelaksanaan program kepesantrenan masih lebih banyak yang bersifat normatif yang diserukan melalui forum-forum tertentu, dari pada aksi kongkrit di lapangan yang terencana dan terukur.

    3. Pemanfaatan forum shilaturrohim triwulan P4SK masih belum maksimal, baru sekitar shilaturrohmi dan penyampaian usulan atau masukan. Forum ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk evaluasi kerja pengurus dan tidak diberikewenangan untuk mengambil keputusan, padahal dihadiri oleh pengurus pusat (Dewan Pembina dan Dewan Harian) serta pengurus cabang-cabang.

    4. Untuk melaksanakan semua program-programnya, P4SK tidak memiliki sumber dana yang pasti dan cukup yang dapat diperoleh secara terencana, karena sistem penggalian dana tidak berkembang dan kurang memperoleh perhatian secara maksimal.

     

    III.   PELUANG

     

    1.  P4SK sebagai organisasi yang berasaskan Islam Ahlissunah Wal Jama’ah ‘alat_Thoriqotis_Salafiyyah, serta bersifat keagamaan, sangat mungkin dikelola dengan baik untuk mengangkat martabat Pondok Pesantren Salaf agar mempunyai daya panggil dan daya tawar yang tinggi dimata masyarakat yang nyaris serba pragmatis.

    2.  Kurang berdayanya sistem pendidikan nasional dalam pembentukan karakter bangsa, memungkinkan P4SK untuk memainkan peran yang berpengaruh kepada perubahan sistem pendidikan nasional.

    3. Para Pendiri P4SK dan para Pengasuh Pondok Pesantren yang tergabung dalam P4SK mempunyai alumni yang tersebar dibeberapa daerah yang memungkinkan untuk diberdayakan dan diperankan sebagai penggerak P4SK.

     

    IV.    ANCAMAN

     

    1.    Terbukanya kran demokrasi secara luas seperti di era reformasi ini, disamping ada manfaatnya, juga ada ancaman, yaitu kecenderungan masyarakat yang nampak ingin mendapatkan kebebasan berekspresi secara mutlak sehingga sering kebablasen.

    2.  Modernisasi dan globalisasi yang membawa nilai-nilai baru yang mempengaruhi perilaku dan moralitas. Modernisasi misalnya berdampak pada sikap individualistik dan persaingan ketat dalam mempertahankan hidup yang pada tingkat tertentu mempengaruhi sistem hubungan sosial

    3.     Semakin banyak bermunculan idiologi-idiologi yang bertentangan dengan Ahlussunah Waljama’ah

    B.   IDENTIFIKASI ISU-ISU TRATEGIS

     

    Berdasarkan analisa kekuatan, kelemahan dan peluang yang dimiliki P4SK serta ancaman yang ada di luar, dengan mempertimbangkan keterbatasan waktu, maka untuk mengembangkan misinya, P4SK melihat ada isu-isu strategis yang perlu memperoleh perhatian selama lima tahun kedepan. Diantaranya :

     

    1.     Penataan organisasi P4SK adalah merupakan permasalahan yang dapat mempengaruhi pelaksanaan program-program P4SK. Jika tidak ada perbaikan organisasi yang membuat struktur P4SK lebih berfungsi secara efektif dan efisien, program yang tersusun sebaik apapun akan sulit terlaksana.

    2.     Peningkatan kuwalitas pendidikan pondok pesantren akan menghasilkan peserta didik yang bermutu, dan selanjutnya bisa melakukan upaya pengembangan agama islam ditengah-tengah masyarakat.

    3.     Upaya pengembangan masyarakat melalui dakwah dan pemikiran kritis dalam krangka mereaktualisasikan ajaran islam dimasyarakat merupakan isu yang dapat memberikan sumbangan penting bagi terwujudnya sebuah masyarakat yang berpredikat Khoiro Ummah.


     

    BAB III

    PROGRAM DASAR P4SK

    (PERIODE 2013-2018)

     

    A.   PROGRAM DASAR

     

    Untuk menjawab isu strategis P4SK, di susunlah program P4SK sebagai berikut :

     

    I.           PROGRAM PEMBERDAYAAN ORGANISASI

     

    Tujuan program ini adalah agar P4SK dan perangkatnya melaksanakan kegiatan-kegiatan program yang direncanakan sesuai dengan peran dan fungsinya sehingga menghasilkan kinerja yang bermutu, efektif, dan efisien. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka diprogramkan :

    1.     Penataan Organisasi

    a. Menerbitkan dan mensosialisasikan AD/ART serta merealisasi-kannya.

    b. Menerbitkan Peraturan Organisasi sebagai acuan dalam mereali-sasikan AD/ART P4SK serta pelaksanaan program - programnya. Juga sebagai upaya optimalisasi penataan dan pemberdayaan organisasi.

    c.    Pembenahan bagian - bagian sesuai dengan tata organisasi yang ada.

    d.   Pembenahan / penyegaran dan pemberdayaan cabang - cabang yang sudah terbentuk serta membentuk Cabang di daerah - dareah yang belum terbentuk dan memungkinkan.

    e.   Pembenahan / penyegaran Anak Cabang - Anak Cabang yang sudah ada dan membentuk Anak Cabang di daerah-daerah yang belum terbentuk dan memungkinkan.

     

    2.     Pembenahan Sarana Administrasi

    a.     Penataan / pembenahan sekretariat P4SK.

    b.     Penyelenggaraan administrasi P4SK yang memadai.

     

    3.     Penertiban Administrasi

    a.     Penertiban / pembenahan dokumentasi dan arsip-arsip P4SK.

    b.    Meningkatkan pendataan /  pendaftaran anggota.

    c.     Penerbitan dan penertiban Kartu Tanda Anggota

    d. Pendataan dan penerbitan Syahadah bagi Pondok Pesantren, Madrasah Diniyyah (MADIN), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan Majelis Ta’lim yang berhimpun pada P4SK dan belum mendapatkan syahadah.

    e.      Penerbitan Surat Keputusan Pengesahan Cabang-Cabang sesuai dengan ketentuan yang berlaku

     

    4.     Tertib Administrasi dan Keuangan

    a.    Penyelenggaraan manajemen dan tata administrasi keuangan yang lebih tertib dan bertanggung jawab.

    b. Penyampaian laporan keuangan secara tertulis di setiap akhir tahun (tutup buku) dalam forum triwulan / dwilapan.

    c.      Menggairahkan pelaksanaan i’anah anggota.

    d.     Mengusahakan penggalian dana dari donatur dan pihak lain yang sah dan tidak mengikat.

     

    5.     Peningkatan Kualitas Organisasi

    a.  Penyelenggaraan munadloroh Manajemen Organisasi dan Ke-pemimpinan.

    b. Penyelenggaraan pelatihan - pelatihan tentang pengelolaan ke-uangan.

     

    II.       PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN DAN PENGEMBANGAN AGAMA ISLAM.

     

    Tujuan program ini adalah meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pondok Pesantren, Madrasah Diniyyah (MADIN), Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) dan Majlis Ta’lim yang berhimpun pada P4SK serta meningkatkan kualitas para peserta didiknya, yang selanjutnya diharapkan mampu melakukan upaya pengembangan agama Islam di tengah-tengah masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka diprogramkan :

     

    1.     Peningkatan Kualitas Pendidikan Pondok Pesantren

    a.  Menyelenggarakan munadhoroh tentang penyelenggaraan dan pengelolaan Pondok Pesantren.

    b. Menyelenggarakan forum-forum yang menjadi media tukar pengalaman antar para penyelenggara Pondok Pesantren.

    c.      Memberi kebebasan dan mendorong pola dan sitem pendidikan dan pengajaran yang telah ada dimasing-masing Pondok Pesantren

    d.  Mengembangkan budaya sikap tasammuh antar sesama Penga-suh Pondok Pesantren terhadap kemungkinan adanya perbedaan sikap atau corak yang menjadi kehususan bagi Pengasuh Pondok Pesantren yang terhimpun pada P4SK.

    e. Mendorong agar para mu’allim di masing-masing Pondok Pesantren secara terus menerus meningkatkan kualitas keilmuannya.  Hal ini dimaksudkan agar kualitas peserta didiknya pun meningkat.

    f.   Memupuk dan mengembangkan sikap dan watak kultural khas bagi santri Pondok Pesantren Salafiyyah.

    g. Mengadakan penyuluhan kepada masyarakat secara terus menerus tentang pentingnya Pondok Pesantren Salaf di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang nyaris serba pragmatis.

    h. Melakukan upaya-upaya yang strategis dan kongkrit untuk mempertahankan dan mengembangkan eksistensi Pondok Pesantren Salaf.

     

    2. Pendidikan Madrasah Diniyyah (MADIN) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

    a.  Mendorong atas pendirian Madin dan TPQ di daerah-daerah yang belum terdapat lembaga - lembaga tersebut.

    b.    Menyelenggarakan pelatihan manajemen penyeleng-garaan Madin dan TPQ serta Metodologi pendidikan dan pengajarannya.

     

    3.     Majlis Pengajian Rutin

    a. Menyarankan dan mendorong kepada para penyelenggara pengajian rutin baik mingguan atau selapanan hendaknya materi yang disampaikan terprogram dengan baik yang materinya menyangkut tentang penjelasan Tauhid, Fiqih, dan nasehat-nasehat.

    b.  Menggunakan Forum Majlis Muqimin A.P.I Pondok Tegalrejo setiap malam Ahad Kliwon sebagai majlis pengembangan dan sosialisasi P4SK.

    c.   Mendorong dan mening-katkan majlis-majlis ta’lim yang telah ada ditingkat Cabang - Cabang P4SK.

    d.     Menyelenggarakan Bahtsul Masail Addiniyyah (Al-Maudlui’yyah dan Al-Waqi’iyyah)

     

    4. Mendorong kepada penyelenggara pendidikan (Pondok Pesantren, MADIN, TPQ), untuk mengajarkan mata pelajaran ASWAJA (Ahlisunah Waljama’ah)  & Ke-NUan.

    5.   Mengembangkan adanya forum silaturrohim ulama’ yang bentuk dan teknis pelaksanaannya lebih di serahkan kepada Dewan Pembina dan atau rapat Dewan Harian P4SK

     

    III.    PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT

     

    Tujuan program ini adalah terwujudnya masyarakat yang berkualitas dalam pengamalan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah serta menumbuhkan partisipasi mereka dalam mewujudkan apa yang menjadi cita-cita P4SK.

     

    1.     Menyelenggarakan pertemuan triwulan atau dwilapan P4SK sebagai forum halaqoh tentang pengembangan masyarakat dan organisai P4SK.

    2.  Melakukan pembinaan dan kaderisasi terhadap da’i agar memiliki pemahaman yang komperhensif terhadap persoalan umat.

    3.   Meningkatkan jalinan hubungan konsultatif dan koordinatif antara ulama’ / Pengasuh Pondok Pesantren, khususnya dalam menyikapi adanya permasalahan sosial.

    4.     Mengirim dai ke daerah-daerah yang dianggap perlu baik dai tetap maupun dai khusus pada bulan Romadlon.

    5.   Memberikan fursoh “magang” bagi para santri senior pada beberapa Pondok Pesantren dengan sistem silang (Crossing) agar memiliki pengalaman praktis sebagai bekal terjun dimasyarakat.

    6.    Memupuk semangat ukhuwwah (tausiqul ’alaqoh) sesama anggota P4SK, juga kepada umat (masyarakat) sekitarnya.

    7. Memberikan kedalaman makna serta wawasan religius dalam pelaksanaan “ibadah” dalam pengertian luas pada masyarakat.

    8. Mendorong dan mengupayakan pemulihan ekonomi masyarakat Pesantren melalui pendirian Koperasi Pondok Pesantren (KOPONTREN).

    9. Mengembangkan kelompok-kelompok usaha di pedesaan yang dapat mengakses sember - sumber modal yang tersedia.

    10.   Mendorong semangat berinfaq, bershodaqoh dan berzakat menjadi budaya beramal sholeh dalam upaya pengentasan kemiskinan.

    11.Turut serta mengikhtiari dan menfasilitasi pembangunan / rehabilitasi lembaga pendidikan yang berhimpun pada P4SK.

    12. Memberdayakan Pos Kesehatan Pesantren (POSKESTREN) yang ada dilingkungan P4SK untuk meningkatkan kesehatan santri dan masyarakat sekitar Pesantren.

    13.Berupaya meringankan harga-harga kitab yang berlaku dikalangan Pondok Pesantren Salaf

    14.Meningkatkan partisipasi membantu pemecahan masalah sosial dengan pendekatan religious dan pemberdayaan masyarakat dengan prinsip kebenaran, kejujuran, keadilan dan kesejahteraan guna tercapainya kemaslahatan dunia dan akhirat.

     

    B.   PENUTUP

     

    Program kerja P4SK ini secara praktis memungkinkan dapat terlaksana dengan dukungan dan partisipasi seluruh jajaran pengurus dan anggota secara sungguh-sungguh. Guna merealisasikan program dimaksud, Majlis Al-Liqo’ul A’la IV mengamanatkan kepada Pengurus Dewan Harian P4SK masa khidmah 2013-2018 untuk :

    a.     Membuat skala prioritas pelaksanaan program tahunan.

    b. Membuat pedoman pelaksanaan program bagi perwakilan-perwakilan dan kelompok - kelompok agar secara jelas dan praktis dapat dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepengurusan P4SK.

     

    Semoga Alloh SWT senantiasa melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah_Nya kepada kita dalam upaya menuju cita sejahtera pada puncaknya memperoleh ridlo_Nya, Amin.

     


    Asmaul Husna


    KALENDER


    STATISTIK USER

    018273

    Pengunjung hari ini : 2
    Total pengunjung : 5801

    Hits hari ini : 3
    Total Hits : 18273

    Pengunjung Online: 1


    MINI CHAT


    Nama
    Website
    Pesan